Sains Papar Orang Beragama Lebih Terproteksi dari Stres

Orang yang yakin pada agama nyatanya lebih mungkin untuk terlepas dari stres. Paling tidak, itu yang disibak dalam satu riset paling baru. Merilis Mashable pada Senin (08/9/2019), beberapa periset menjelaskan jika keyakinan Beragama mungkin dapat jadi bentuk perlindungan dari stres. Hingga, ini bukan sekedar berkaitan dengan genetika.

Team periset dari Departemen Psikiatri Columbia University serta New York State Psychiatry Institute, Amerika Serikat, mengutarakan jika stres semakin banyak terkait dengan genetik. Tetapi, sebagian orang yang dilihat oleh beberapa ilmuwan nyatanya tidak mempunyai bagian keluarga yang terserang stres.

Baca juga : STEVE EMMANUEL DITANYA LAGI SOAL AGAMA DAN MENJAWAB SESUAI KTP

Studi itu memakai pencitraan tensor difusi, semacam neuroimaging berbasiskan MRI yang memetakan materi putih di otak 99 simpatisan. Sekalinya tidak semua mempunyai genetik stres, tetapi mereka mempunyai tingkat efek yang berlainan.

One thought on “Sains Papar Orang Beragama Lebih Terproteksi dari Stres

  1. Pingback: shilohefc.org Portal Agama Yang Diakui Diindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *