Penjelasan Tentang Agama Serta Akhir Kehidupan Pada Manusia

Penjelasan Tentang Agama Serta Akhir Kehidupan Pada Manusia

Ujung kehidupan ialah kematian (kemusnahan). Juga bisa disebutkan batas akhir. Buat manusia serta Rajapoker makhluk yang lain, tentu merasakannya. Tidak ada yang dapat menolaknya. Lahir, hidup, serta mati. Itu garis linier historis.

Manusia serta makhluk hidup yang lain memang punyai awal selanjutnya selesai. Lalu ada generasi penerus dari keturunan kita yang lahir, hidup serta kembali mati. Terus tumbuh, berkembang, serta selesai.

Penjelasan Tentang Agama Serta Akhir Kehidupan Pada Manusia

Dari tiap jaman ke jaman terus bergerak ke arah titik akhir keruntuhan Semesta alam semuanya jadi sinyal akhir kehidupan dunia. Saya meyakini ada momen ini. Serta ini doktrin agama. Anda bisa yakin, bisa tidak. Tidak paham persisnya, telah beberapa ribu atau milyaran atau triliyunan tahun yang berlalu kehidupan dunia ini.

Semenjak manusia pertama di dunia, jaman beberapa Nabi, serta sekarang sesudah waktu Nabi paling akhir yang berjalan sampai sekarang. Kira-kira 15 Era berlalu dalam hitungan kalender Islam. Hitungan kalender Kristen kira-kira 21 Era. Pasti kita yang hidup saat ini datang dari orang-tua.

Orang-tua dari orangtuanya. Orangtuanya dari orangtuanya. Sama-sama tersambung, terpaut. Genealogi manusia di satu wilayah. Satu negeri. Tentu ada nenek moyangnya yang sampai pada figur Adam serta Udara.

Serta tentu tidak dapat terlacak jika sampa ke jaman Adam serta Udara. Kemungkinan cuma garis riwayat dari Nabi Muhammad saw yang sejauh ini dapat terlacak genealogi identitasnya. Walau cuma utamakan catatan yang tidak utuh atau pembicaraan lisan.

Genealogi saya sendiri belum terlacak sampai generasi pertama (Adam serta Udara). Baru mengetahui sampai pada kakek serta nenek, yakni orang-tua dari orang-tua saya. Mungkinkah kelak ada keturunan dari saya, atau putra serta putri dari saudara saya yang dapat mengingat sampai tujuh tingkatan generasi?

Baca juga : 6 AGAMA YANG DIAKUI DI NEGARA INDONESIA DAN SEJARAH AGAMA TSB

Tetapi saya sangka tidak ingat atau bahkan juga tidak dapat terlacak. Ditambah lagi generasi sesudah putra serta putri yang lahir dari saudara atau dari istriku, tidak akan terlacak. Kemungkinan susah terlacak garis genealogi serta generasinya.

Tetapi, ini prediksi saja, yang cukup selalu diingat (terlacak) ialah ajaran agama yang diwariskan pada generasi sesudah kita. Ditambah lagi jadikan doktrin maka terus tertangani. Itu juga bila ada yang masih ketertarikan dengan agama. Bila tidak maka punah serta berlalu.

Walau ada waktu manusia tidak perlu agama sebab telah raih jaman kecerdasan paling tinggi serta manusia telah dapat mengatasi keterbatasannya, saya yakin manusia akan datang waktu kekosongan nilai atau kondisi yang memerlukan “panduan”, hingga beberapa orang akan mencari rumusan serta ide pada generasi sebelumnya. Serta tibalah momen kesadaran menanyakan mengenai asal usulnya. Di sini pasti harus ada pemandu yang mengarahkan kepadanya.

Di wilayah tersendiri nilai-nilai (local wisdom) satu budaya atau agama di warga dirawat berbentuk Data Sgp catatan naskah serta sastra lisan. Walau dari waktu ke waktu keaslian lisan atau naskah terkadang ditanyakan juga otentisitasnya. Ujung kehidupan ialah kematian (kemusnahan). Juga bisa disebutkan batas akhir. Buat manusia serta makhluk yang lain, tentu merasakannya. Tidak ada yang dapat menolaknya. Lahir, hidup, serta mati. Itu garis linier historis.

Manusia serta makhluk hidup yang lain memang punyai awal selanjutnya selesai. Lalu ada generasi penerus dari keturunan kita yang lahir, hidup serta kembali mati. Terus tumbuh, berkembang, serta selesai.